Kamis, 09 April 2009

J-Rockstars Rengasdengklok

Ok.. begini ceritanya Club ini terbentuk dari rasa kecintaan kita terhadap musik indonesia yang semakin kesini semakin susah menemukan lagu yang enak didengar,, maka dengan atas rahmat Allah swt terbentuklah J-Rockstars Rengasdengklok sebuah club yang menggilai musik-musik Dari Grup Band J-Rocks, club ini berdiri atas dasar kekeluargaan dan rasa gotong royong yang tinggi, oleh karena itu tidak ada acara perpeloncoan apa lagi penganiayaan yah begitulah kira-kira sejarahnya, gak nyambung yah sori deh.

Senin, 06 April 2009

Kode rahasia handphone

Eh ternyata Ponsel memiliki kode Rahasia loh. Nggak sengaja saya kecantol di blognya Jatibarang and dapet Kode Rahasia Ponsel.
Berikut ini Kode Rahasia HP, caranya
tekanlah kode akses di bawah ini kemudian tekan"CALL" (biasanya bergambar gagang telepon hijau)
KODE AKSES NOKIA
*#30# Menampilkan 'private number' yg menghubungi Anda
*#73# Mereset timer ponsel dan skor game (pd bbrp ponsel)
*#7780# Mengembalikan ke setting pabrik (factory setting)
*#2820# Alamat IP perangkat Bluetooth (hanya utk yg memiliki fitur Bluetooth)
xx# Akses cepat ke nama/nomor telepon di phonebook ponsel misal
20#Tombol OFF Menekan dg singkat, utk berpindah antar profile
*3370# Mengaktifkan ENHANCED FULL RATE Codec (EFR). Ponsel Nokia Anda akan memakai kualitas suara terbaik, namun fitur ini memerlukan energi lebih shg sedikit menguras daya baterai.
Catatan: kode ini tidak berlaku di ponsel2 Symbian.
#3370# Menonaktifkan Enhanced Full Rate Codec (EFR)
*#4720# Mengaktifkan Hall Rate Codec. Ponsel Nokia Anda akan menggunakan kualitas suara lebih rendah shg bisa menghemat energi baterai sekitar 30%
#4720# Menonaktifkan Half Rate Codec
*#0000# Menampilkan versi software ponsel. Baris pertama menunjukkan versi software, baris kedua menunjukkan tgl pembuatan software, baris ketiga menunjukkan tipe kompresi yg digunakan.
*#9999# Kode alternatif jika *#0000# tidak bekerja
*#06# Melihat nomor international Mobile Equipment Identity (nomor IMEI)
*#21# Mengecek nomor panggilan "All Calls" yg digunakan
*#2640# Menampilkan kode keamanan ponsel yg digunakan (bila masih menggunakan standard kode tidak akan terlihat)
*#43# Mengecek status "Call Waiting"
*#61# Untuk mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika tak Anda jawab (Jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#62# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda di luar jangkauan (jika Anda mengaktifkan Call Divert/pengalihan panggilan)
*#67# Mengecek nomor pemanggil yg dialihkan ketika ponsel Anda sedang sibuk (Jika Anda mengaktifkan call Divert/pengalihan panggilan)
**21*number# Menghidupkan pengalihan "All Calls" pada nomor yg diisi
**61*number# Menghidupkan pengalihan "No Reply" pada nomor yg diisi
**67*number# Menghidupkan pengalihan "On Busy" pada nomor yg diisi
*#67705646# Mengganti Logo Operator Logo pada Nokia 3310 dan 3330
*#746025625# Menampilkan status SIM Clock. Jika ponsel Anda mendukung fitur penghemat energi akan keluar tulisan "Sim Clock Stop Allowed", artinya Anda akan mendapatkan waktu standby yg lebih panjang.
*#7760# Menampilkan kode pabrikan (utk sebagian besar ponsel tipe lama)
*#92702689# Memunculkan: 1.Serial Number (nomor serial), 2.Date Made (tgl pembuatan), 3.Purchase Date (tgl pembelian), 4. Date of last repair (tgl terakhir perbaikan / 0000 utk yg belum pernah diperbaiki). 5. Transfer User Data. Di bbrp ponsel, untuk keluar dari mode ini Anda harus merestart ponsel

yah bisa atau nggak silahkan coba sendiri aja,, semoga anda beruntung ....

Kamis, 02 April 2009

Road to abbey


Bisa jadi, rekaman di Abbey Road adalah impian setiap artis musik di mana pun berada. Selain merupakan studio musik legendaris, untuk bisa mendapatkan jadwal rekaman di tempat itu juga tidak mudah. Berbahagialah J-Rocks yang menjadi artis musik Indonesia pertama yang rekaman di studio bergengsi tersebut. Awal Oktober 2008 lalu, band itu telah menyelesaikan rekaman pertama mereka di Abbey Road, London.

Kesempatan untuk rekaman di Abbey Road merupakan hadiah atas terpilihnya J-Rocks sebagai “The Best Band who can Free Their Voice” dalam acara A Mild Live Soundrenaline 2008 ‘Free Your Voice’ Agustus lalu. J-Rocks yang terdiri dari Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bass) dan Anton (drum) berangkat ke London bersama tim manajemen dan sound engineer. Ada tiga lagu yang sudah disiapkan sebelumnya untuk direkam di studio Abbey Road. Yaitu, Falling in Love, Hanya Aku, dan Meraih Mimpi. “Itu adalah lagu-lagu yang sudah dipilih secara bersama dan memang sudah kami persiapkan sejak lama,” kata Anton lewat press release dari pihak A Mild.

Tiba di Abbey Road, mereka langsung disambut Christ Butler, salah seorang sound engineer Abbey Road Studio yang sudah berpengalaman dalam dunia rekaman. Karena ada beberapa peralatan yang kurang, J-Rocks tidak dapat langsung melakukan rekaman di hari pertama.

Setelah peralatan lengkap, J-Rocks pun langsung melakukan proses setup yang butuh waktu tidak sebentar. Begitu semuanya siap, lagu pertama yang mereka rekam adalah Falling in Love.

Di sela-sela waktu istirahat, J-Rocks beberapa kali terlihat bertukar pikiran dengan sang sound engineer kawakan itu. “Ada banyak sekali yang dapat kami pelajari dari Christ. Ia mengajari kami teknik-teknik lain yang tidak kami peroleh selama kami di Jakarta,” kata Wima. Bahkan, menurut Iman, Christ juga membantu mereka menterjemahkan lirik lagu Falling in Love versi Inggris.

Proses rekaman untuk ketiga lagu J-Rocks hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Di hari ke-3, Christ melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sambil menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk lagu Falling in Love dan berfoto di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batik yang sudah mereka persiapkan dari Jakarta.